Categories
General

Macam Macam Jenis High Heels Paling Populer Sepanjang Masa

High heel adalah jenis alas kaki yang digemari para wanita. Mulanya sepatu hak tinggi dipakai oleh para tentara Persia, kemudian menyebar digunakan oleh para bangsawan laki-laki di daerah tersebut. Para tentara Persia yang singgah di Eropa kemudian menyebarkan tren ini dan rupanya tak hanya laki-laki tetapi juga perempuan yang gemar akan sepatu tersebut. Seiring berkembangnya waktu, high heels beralih menjadi sepatu wanita dengan beragam jenisnya. Macam macam jenis  high heels sangat banyak namun ada beberapa yang populer dan menjadi favorit. Berikut ulasannya:

1. Stiletto Heels

Model ini ditemukan oleh Salvatore Ferragamo, Roger Vivier dan Andre Putra sekitar tahun 1948. Jenis ini baru popluer ketika aktris terkenal seperti Marilyn Monroe menggunakannya pada tahun 1950 dan menyebar di seluruh Eropa. Stiletto memiliki ciri hak yang runcing dan lancip. Selain itu Stiletto paling tinggi diantara jenis lainnya dengan tinggi berkisar 2.5-8 cm. Bentuknya yang demikian membuat kaki terlihat sangat jenjang dan anggun. Umumnya Stiletto digunakan pada semua pums dan boots.

2. Wedge Heels

Berbeda dengan Stiletto, wedges memiliki yang sedang. Haknya pun tidak runcing bahkan menyatu dengan alas kaki. Pembuat pertamanya yaitu Salvatore menggunakan bahan unyuk hak ini dari kayu atau gabus karena saat itu sukot menemukan karet atau kulit karena pada masa perang kedua. Namun ternyata bahan kayu dan gabus dengan model hak menyatu dengan alas sangat diminati wanita. Heels ini nyaman dipakai dan ringan sehingga mencapi puncka popularitasnya di Eropa bahkan ketika mas perang.

3. Kitten Heels 

Nah macam macam jenis high heels ini lebih tidak tinggi lagi daripada wedges yaitu sekitar 1.5-1.75 cm saja. Selain itu bagian bawah heel dibuat kotak untuk memberikan pijakan yang lebih luas sehingga lebih nyaman dipakai. Populer pada tahun 1950 dan belasan tahun kemudian. Umumnya wanita yang menggunakan  high heels ini adalah wanita yang mementingkan kenyamanan. Bahkan jenis imi disebut sebagai sepatu nenek karena tidak terlalu tinggi. Namun tampilan kitten heels umumnya lebih terlihat feminim.

4. Flatform Heels

Macam macam jenis high heels berikutnya yaitu Jenis flatform memiliki ciri bagian depan dan bagian hak sepatu yang tebal. Bahkan kini dimotifikasi alas yang tebal atau depan dan belakang memiliki tinggi yang sama. Nah bentuk ini cocok untuk wanita yang ingin terlihat tinggi namun terlalu lelah menggunakan sepatu yang curam sehingga otot kaki menegang. Muncul pada tahun 1970an dengan penemu yang sama yaitu Salvatore. Kini pun sepatu kets didesain menggunakan flatform heels dan sangat diminati wanita zaman sekarang.

5. Mules Heels

Mules memiliki ciri yang mudah dibedakan yaitu tidak ada tali di bagian tumit sehingga bagian belakang terbuka. Sebenarnya telah muncul mules dengan tanpa heels atau flat dan baru muncul mules heels pada tahun 1970an. Saat itu banyak aktris ternama yang menggunakan sepatu ini sehingga menjadi populer di seluruh dunia. Simpel dan mudah digunakan adalah keunggulan dari mules heels ini.

6. Angkle Strap Heels

Sepatu ini memiliki jenis strap di bagian pergelangan kaki sehingga pemakainya lebih nyaman. Pergelangan di kaki juga membuat penampilan lebih cantik dan terlihat lebih tinggi meski menggunakan hak standar. Wanita pada zaman 1950an banyak juga yang menggunakan strap heels karena model rok pada zaman itu tidak panjang sehingga match dengan model straps heels ini.

Macam macam jenis high heels di atas populer sepanjang masa dari awal munculnya hingga sekarang. Wanita dapat memilih jenis yang mengutamakan kenyamanan ataupun keindahan sesuai selera. Jangan Lupa cocokan dengan jenis kaki apakah lebar atau ramping. Jika lebar maka lebih cocok menggunakan bagian depan yang tertutup.